Setelah selama dua puluh satu hari pelaksanaan kegiatan Tentara
Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 89, di Desa Cepoko Kecamatan Panekan,
Kabupaten Magetan, , hari ini Bupati Magetan, Drs. Sumantri M.M TMMD menutup
secara resmi kegiatan multisektoral ini ( Selasa,30/10/12 ).
TMMD sebagai bentuk kepedulian TNI sebagai
bagian dari warga negara
untuk bersama-sama membantu proses percepatan pembangunan daerah, di desa
Cepoko kali ini mengerahkan 150 personel
TNI yang dibantu oleh masyarakat sekitar bahu membahu mewujudkan dua bentuk
sasaran, sasaran pertama adalah kegiatan pembangunan yang bersifat fisik,
berupa pelaksanaan pengerasan/makadam
jalan sepanjang 940 meter lebar 3 m, rehap rumah warga sebanyak 4 unit rumah serta
pembuatan jalan cor menuju mushola serta tempat wudhu , pengecoran jalan
masjid10 m. Sasaran fisik diarahkan pada pembangunan infrastruktur sarana dan
prasarana yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, pemilihan sasaran
tersebut akan menunjang kegiatan ekonomi dan pertanian yang sangat dibutuhkan
oleh masyarakat didaerah sasaran, dalam rangka mengentaskan kemiskinan.
Sedangkan sasaran kedua adalah bersifat non fisik,berupa
penyuluhan-penyuluhan dengan materi antara lain KB, pertanian, Pancasila, bela
negara dll. Sasaran non fisik diarahkan
pada kegiatan yang dapat menggugah kesadaran bermasyarakat berbangsa dan
bernegara sehingga akan mendorong terwujudnya keamanan dan ketertiban
masyarakat.
Sumantri saat membacakan sambutan Gubernur Jatim Soekarwo menyebutkan, progam TNI Manunggal ini dinilai telah mampu membangkitkan nilai gotong royong dan kebersamaan yang saat ini mulai luntur. Progam TMND juga dapat membantu progam fisik dan non-fisik dalam mempercepat pembangunan di daerah. Kegiatan TMMD tinggi nilai gotong-royongnya dan bisa betul-betul menyentuh perbaikan kehidupan masyarakat didaerah, sehingga dari waktu ke waktu roda perekonomian daerah akan semakin baik, lanjut Pembina Gotong Royong Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2012 ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar